Menjadi Network Engineer Tanpa Gelar Sarjana

Salah satu profesi bidang teknologi informasi yang menjanjikan adalah network engineer atau tenaga ahli bidang jaringan komputer. Mengapa menjadi network engineer menjanjikan? Selain karena profesi ini memiliki tingkat penghasilan yang relatif tinggi di bandingkan profesi yang lain. Juga karena sangat dibutuhkan oleh industri. Bukan hanya perusahaan yang bergerak di bidang IT saja, tapi juga perusahaan non-IT lainnya karena saat ini semua industri pasti memiliki jaringan komputer yang perlu di maintenance oleh Network Engineer.

Menariknya adalah untuk menjadi network engineer yang handal, Anda tak perlu memiliki gelar sarjana! Mau Anda sarjana atau sekedar lulusan SLTA saja, kalau ingin menjadi network engineer mesti memiliki sertifikasi internasional di bidang jaringan komputer. Nah, untuk menjadi network engineer yang sukses maka pilihlah pekerjaan network engineer yang menangani jaringan komputer enterprise atau telko. Umumnya jaringan komputer tsb menggunakan perangkat jaringan router dan switch dari Cisco Systems. Dengan memiliki sertifikasi internasional dari Cisco seperti CCNA, CCNP, atau sertifikasi cisco lainnya, terbuka kesempatan bekerja di bidang jaringan komputer di perusahaan-perusahaan besar.

Menjadi Network Engineer dengan Sertifikasi Cisco

Langkah pertama sebelum Anda dapat berkiprah sebagai profesional IT bidang jaringan komputer dengan menjadi network engineer adalah dengan mengikuti training komputer atau kursus komputer di lembaga training yang menyelenggarakan program training cisco dengan sertifikasi internasional. Biasanya lembaga kursus komputer yang demikian memiliki lisensi menyelenggarakan ujian internasional seperti : Pearson VUE Autorized Test Center seperti NetCampus Training Center.

Program pelatihan komputer dan sertifikasi tahap awal yang perlu di ikuti adalah training cisco untuk level sertifikasi dasar yaitu Cisco Certified Network Associate atau CCNA. Pada program training ini, kita akan mempelajari hal mendasar mengenai jaringan komputer sampai kita menguasai keahlian engineering bidang jaringan komputer seperti : perencanaan, membangun, dan troubleshoot jaringan komputer baik LAN (Local Area Networking) maupun WAN (Wide Area Networking). Setelah itu kita mengikuti ujian sertifikasi internasional CCNA dengan membayar biaya USD 295. Bila berhasil lulus, maka kita berhak memiliki sertifikasi internasional CCNA. Sampai di sini kita telah memiliki sertifikasi yang menjadi persyaratan mandatory untuk diterima bekerja menjadi Network Engineer.

Sertifikasi Cisco Lanjutan

Namun demikian kepemilikan sertifikasi CCNA sudah bukan sesuatu yang eye catching lagi di mata employer tapi tetap menjadi persyaratan mutlak agar bisa bekerja menjadi network engineer. Ini terjadi karena kepemilikan sertifikasi ini sudah sangat umum di Indonesia, sudah cukup banyak orang memiliki sertifikasi CCNA. Agar Anda punya nilai lebih dan unggul dibandingkan pemilik sertifikasi CCNA lainnya, maka langkah terbaik adalah melanjutkan pelatihan dan sertifikasi ke jenjang yang lebih tinggi yaitu sertifikasi CCNP. Bila Anda memiliki sertifikasi ini, dijamin Anda akan terlihat istimewa di mata employer dan besar kemungkinan diterima bekerja dengan standar gaji yang lebih tinggi dibandingkan kalau Anda hanya punya sertifikasi CCNA saja.

Sebenarnya sampai disini, memiliki sertifikasi CCNP sudah pasti Anda akan mendapatkan pekerjaan Network Engineer dengan penghasilan yang sangat layak. Tapi bila Anda tak cukup puas, Anda bisa bekerja di luar negeri dengan gaji yang lebih besar lagi sebagai ekspatriat. Tentu untuk bisa ke tahap tsb Anda mesti menguasai bahasa inggris dengan baik. Jika masih belum puas, Anda juga bisa lanjut ke tahap paling advanced dari sertifikasi cisco yaitu : Cisco Certified Internetwork Expert (CCIE). Tidak mudah mendapatkan atau lulus sertifikasi ini. Selain memang susah, biayanya pun sangat mahal. Tapi bila Anda memilikinya maka prospek karir Anda sebagai Network Engineer akan semakin moncer. Sampai di sini bekerja buat Anda cuma masalah kemauan saja, mau menerima gaji yang besar atau memang mau santai-santai saja dulu he he….

Mempunyai Sertifikasi Internasional di Bidang yang Lain

Tidak harus memang setelah memiliki sertifikasi CCNA kemudian Anda lanjut mengambil pelatihan komputer dan sertifikasi CCNP dan CCIE. Selain memang tingkat kesulitannya yang tinggi. Proses yang ditempuh juga tidak mudah serta mahal. Anda harus siapkan waktu, pikiran, tenaga, dan uang yang cukup agar bisa meraih sertifikasi tsb. Langkah lain adalah mendapatkan sertifikasi internasional IT bidang lainnya, misal : Linux server, Microsoft server, Comptia Security+, CEH, dan sebagainya.  Pasangan serasi untuk sertifikasi CCNA adalah sertifikasi yang berkaitan dengan keahlian setting, konfigurasi, dan manajemen server. Karena di sini orang beranggapan bahwa network engineer mesti menguasi network administration (server administration).

Memiliki sertifikat lain selain CCNA seperti tsb diatas juga akan membuat Anda memiliki nilai lebih di mata employer. Dengan demikian Anda akan terlihat eye catching di mata employer dan besar kemungkinan dari sekian banyak pelamar, Andalah yang terpilih karena benefit keahlian yang Anda miliki. Jadi perbanyak keahlian bidang IT lainnya yang relevan dengan network engineering seperti : server, security, data center, ip convergence, IoT, network programming, dsb… maka Anda akan selalu menarik minat para employer untuk bergabung bersama perusahaannya.

Memilih Partner Kursus Komputer yang Tepat

Memilih partner atau tempat kursus komputer yang tepat juga menjadi salah satu langkah strategis Anda. Salah memilih bisa jadi malah Anda mensia-siakan investasi Anda (waktu, biaya, pikiran, tenaga, dsb). Maka pilihlah partner pelatihan yang tepat, ciri-cirinya sebagai berikut :

  1. Telah berdiri dan beroperasi minimal lima tahun. Kalau sudah lima tahun lebih maka training center tsb sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan training.
  2. Memiliki alumni yang banyak. Karena alumni yang banyak ini akan memudahkan Anda untuk bekerja karena bisa sharing informasi atau mendapatkan prioritas dari alumni yang telah bekerja sebelumnya.
  3. Memiliki testing center sendiri. Jadi peserta training bisa langsung ujian sertifikasi internasional segera setelah selesai ujian.
  4. Memiliki sertifikasi ISO9001 sebagai bukti manajemen mutu pelayanan training dan sertifikasi.

Dengan memperhatikan empat kriteria tersebut nampaknya NetCampus Training Center adalah tempat yang cocok buat Anda dalam mengikuti training atau pelatihan network engineering sekaligus mengambil ujian sertifikasi internasional.

Related Posts